Selasa, 09 Mei 2017

sistem informasi global

Nama                                      : Leo Apandi                                        
Nim                                         : 41816010115
Fakultas/program study       : Ilmu Komputer/Sistem Informasi
Mata Kuliah                          : Sistem Informasi Manajemen
                                                  ( A-401 / 07.30-10-00 )
Dosen Pengampu                  : Prof. Dr. Hapzi, MM

“ FORUM “
System informasi global adalah system dari jaringan yang melitansi batas Negara
Adapun contoh dari system informasi global misalnya pada :
·         Perbankan
·         Industry telekomunikasi
IYA, benar google map dan waze merupakan beberapa contoh aplikasi dari system informasi global karena aplikasi tersebut merupakan suatu wadah informasi lintas Negara yang memberi informasi secara lengkap walaupun user berada dinegara yang berbeda dari apa yang user inginkan suatu informasi dari Negara lain, yang bersumbuer dari satelit bumi.

“ KUIS ‘
langkah-langkah seorang Sistem Analys dalam membangusn Sitem Informasi Global yakni :
1.      Perencanaan
orang bijak mengatakan untuk mencapai seribu langkah harus dimulai dengan satu langkah. Demikian juga dengan membangun sistem informasi, langkah pertama kita adalah membuat perencanaan(planning). Perencanaan adalah membuat semua rencana yang berkaitan dengan proyek sistem informasi. kalau kita ingin membangun rumah maka kita akan melakukan perencanaan bagaimana pondasinya , bagaimana struktur bangunannya, mau memakai material apa saja, apa warna dindingnya, tak ketinggalakan pula merencanakan anggaran budget yang harus kita keluarkan.

2.      Analisa
Setelah perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah membuat analisa (analyst). Analisa adalah menganalisa workflow sistem informasi yang sedang berjalan dan mengindentifikasi apakah workflow telah efisien dan sesuai standar tertentu. Analisa dilakukan oleh Business Processs Analyst (BPA) yang berpengalaman dan/atau memahami workflow sistem manajemen di area yang sedang dianalisa.

3.      Desain
 Setelah proses analisa selesai, selanjutnya adalah membuat desain (desgin). Desain adalah langkah yang sangat penting dalam siklus SDLC karena langkah ini menentukan fondasi sistem informasi. kesalahan dalam desain dapat menimbulkan hambatan bahkan kegagalan proyek.
Ada 2 jenis desain yang dibuat di langkah ini, yaitu desain proses bisnis dan desain pemrograman.
a.       Desain Proses Bisnis
b.      Desain Pemrograman

Desain pemrograman dilakukan oleh Sistem Analis (SA) yaitu membuat desain yang diperlukan untuk pemrograman berdasarkan desain proses bisnis yang telah dibuat oleh BPA. desain ini akan menjadi pedoman bagi programmer untuk menulis source code. Desain pemrograman meliputi :

1). Desain database
 2). Desain Screen Layout
3). Desain Diagram Proses
4). Desain Report Layout

4. Pengembangan
Pekerjaan yang dilakukan di tahap pengembangan (development) adalah pemrograman. Pemrograman adalah pekerjaan menulis program komputer dengan bahasa pemrograman berdasarkan algoritma dan logika tertentu. orangnya disebut Programmer.

5. Testing
Tak ada gading yang tak retak, sebuah peribahasa yang berarti tidak ada yang sempurna di dunia ini.Hal ini berlaku juga pada sistem informasi buatan manusia. oleh sebab itu, perlu suatu proses untuk menguji mutu sistem informasi . proses ini lazim disebut testing. Testing adalah proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang diharapkan.

6. Implementasi
 Implementasi adalah proses untuk menerapkan sistem informasi yang telah dibangun agar user menggunakannya menggantikan sistem informasi yang lama. Proses Implementasi :
a. Memberitahu user
b. Melatih user
c. Memasang sistem (install system)
d. Entri/Konversi data
e. Siapkan user ID

 7. Pengoperasian dan Pemeliharaan
Langkah Paling akhir adalah pengoperasian dan pemeliharaan. selama sistem informasi beroperasi, terdapat beberapa pekerjaa rutin yang perlu dilakukan terhadap sistem informasi, antara lain :
 a. System Maintenance
b. Backup & Recovery
 c. Data Archive

Dampak Positif
1. Mempercepat arus informasi
 2. Mempermudah akses terhadap informasi terbaru
 3. Media social
 4. Membantu individu dalam mencari informasi
 5. Media hiburan
6. Mempermudah komunikasi dengan individu lainnya yang jauh
7. Sharing dan berbagi file
8. Memiliki banyak dampak positif dalam dunia pendidikan
9. Sebagai lokasi untuk bisnis jual beli
10. Membantu menyelesaikan masalah dengan mudah

Dampak Negatif
1. Individu menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik
2. Meningkatnya penipuan dan juga kejahatan cyber
3. Cyber Bullying
4. Konten negative yang berkembang pesat
5. Fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas
6. Menjauhkan yang dekat
7. Mengabaikan tugas dan juga pekerjaan
8. Mebuang-buang waktu untuk hal yang tidak berguna (baca juga: bahaya kecanduan internet)
9. Menurunnya prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang



Referensi :
http://originaltujuh.blogspot.co.id/2011/04/sistem-informasi-global.html
Anonim. (2017) “langkah-langkah seorang Sistem Analys dalam membangusn Sitem Informasi Global” [Online]. (Diakses dari: https://amahrizal.wordpress.com/2011/10/20/7- langkah-membangun-sistem-informasi/ pada 09 Mei 2017 pukul 08.29 WIB)
Anonim. (2017) “dampak positif dan dampak negatif dari Sistem Informasi Global [Online]. (Diakses dari: http://dosenit.com/kuliah-it/teknologi-informasi/dampak-positifdan-negatif-penggunaan-teknologi-informasi-dan-komunikasi pada 09 Mei 2017 pukul 08.33 WIB)







Selasa, 11 April 2017

FORUM :

        Manajemen sumber daya informasi (IRM: iformation resources management) adalah sebuah kegiatan yang diikuti oleh seluruh tingkatan manajer dengan maksud untuk mengenali dan mengelola sumber daya informas yang diperukan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang didasarkan pada beberapa persyaratan.
        Manajemen sumber daya informasi adalah sebuah konsep manajemen sistem informasi yang mengatur manajemen dan tugas fungsi sistem informasinya ke dalam lima bentuk dimensi. Jika lima bentuk dimensi ini dikerjakan dengan sebaiksebaiknya insya Allah system informasi yang di implementasikan dapat berjalan dengan baik dan bersifat frend user sehingga system dapat di operasikan dengan mudah dan memiliki aksesibilitgas yang tinggi.

Manajemen strategis
       Teknologi informasi harus dikelola untukmemberikan perusahaan tujuan-tujuan dan keuntungan yang strategis dalam persaingannya, tidak hanya berbentuk efisiensi operasional atau pendukung keputusan saja.

Manajemen operasional
      Teknologi informasi dan sistem informasi dapat dikelola melalui susunan fungsi organisasi berdasarkan pada cara dan fungsi serta teknik kepemimpinannya dan biasanya menggunakan seluruh unit bisnis lainnya.

Manajemen sumber daya
      Data dan informasi, perangkat keras dn perangkat lunak, jaringan telekomunikasi dan personil sistem informasi adalah sumber daya organisasi yang penting yang harus dikelola, seperti halnya modal bisnis lainnya.

Manajemen teknologi
      Seluruh teknologi yang fungsinya mengolah, menyimpan, dan mengkomunikasikan data dan informasi perusahaan secara menyeluruh harus dikelola sebagai sistem yang terintegrasi pada sumber daya organisasi.

Manajemen pendistribusian
      Mengelola pengguna sumber teknologi informasi dan sistem informasi dalam unit usaha atau bisnis adalah kunci dari para manajer, tidak masalah pada fungsi atau tingkatan mereka dalam organisasi.













QUIZ :

NOMOR 1
 Yang harus diperhatikan dalam mengelola sistem informasi dan mengikuti perkembangan hardware dan software sangat cepat yaitu adalah :
                  
 lima sumber daya utama, yakni:
1.      Manusia (ahli informasi dan pemakai);
2.      Perangkat keras komputer;
3.      Perangkat lunak komputer;
4.      Basis data (data dan informasi);
5.      Jaringan (fasilitas).

Sumber Daya Manusia
      Manusia diperlukan dalam seluruh operasi sistem operasi. Sumber manusia termasuk; pemakai terakhir dan ahli sistem informasi.
      Pemakai terakhir (disebut juga pemakai atau klien) adalah orang-orang yang menggunakan sistem informasi atau informasi yang dihasilkan. Mereka dapat saja akuntan, penjual, insinyur, tata usaha, pelanggan, atau manajer. Kebanyakan dari kita adalah pemakai akhir sistem informasi.
      Ahli sistem informasi adalah orang-orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi. Mereka itu adalah analis sistem, pemrograman, pelaksana komputer, dan tingkat manajemen lainnya;  bagian teknik serta personil tata usaha sistem informasi. Singkatnya, analis sistem informasi merancang sistem informasi brdasarkan persyaratan informasi dari pemakai akhir, pemrograman menyiapkan program komputer berdasarkan perincian dari analis sistem dan pelaksana komputer mengoperasikan sistem komputer yang besar/kecil.
 Sumber Daya Perangkat Keras
      Konsep sumber daya perangkat keras meliputi seluruh perangkat fisik dan bahan-bahan yang berkaitan dengan pengolahan informasi. Hal tersebut tidak hanya meliputi mesin, seperti komputer dan peralatan lainnya, tetapi juga seluruh alat perantara/media data supaya seluruh obyek data tersebut tercatat/terekam, mulai dari kertas hingga ke disket magnetik.
Contoh perangkat sistem informasi berbasis komputer, yaitu;
1.      Sistem komputer, terdiri atas unit pengolahan terpusat (CPU/Central Processing Unit) yang mengandung pengolah mikro (micro processor) dan semacam penghubung peralatan (interconnected peripheral devices), seperti kabel dan modem. Contoh sistem komputer adalah sistem komputer mikro (microcomputer systems), sistem komputer ukuran menengah (midrange computer systems), dan sistem komputer mainframe (large mainframe computer systems).
2.      Peralatan Komputer, seperti peralatan papan kunci (keyboard) atau penggerak elektronik atau kursor (mouse) untuk memasukan  data dan perintah, sebuah layar video (video screen) atau pencetak (printer) untuk keluaran (output) informasi dan kepingan magnetik (magnetik disk) ataupun kepingan optik (optical disk) untuk menyimpan sumber daya-sumber daya data.

Sumber Daya Perangkat Lunak
        Konsep sumber daya perangkat lunak termasuk juga seluruh perangkat perintah pengolahan informasi. Konsep umum (generic concepts) perangkat lunak ini tidak hanya termasuk perangkat perintah (instruction) pengoperasian yang dinamakan program, yang berfungsi untuk mengarahkan dan mengendalikan perangkat keras komputer, tetapi juga perintah-perintah pengolaha informasi yang diperlukan orang yang dinamakan tata cara (prosedures).
Berikut adalah contoh sumber daya-sumber daya perangkat lunak:
1.      Sistem perangkat lunak, seperti program sistem operasi (windows, linux, unix, dan lan-lain) yang berfungsi mengendalikan dan mendukung sistem operasi komputer.
2.      Aplikasi perangkat lunak, yaitu program yang mengarahkan untuk penggunaan khusus oleh pemakai akhir tertentu. Contohnya adalah sebuah program analisis penjualan, sebuh program penggajian, dan sebuah program pengolahan kata (lotus, microsoft word, open office, dan lain-lain).
3.      Tata cara, yaitu pengoperasian perintah untuk orang-orang yang akan menggunakan sebuah sistem informasi atau sebuah perangkat lunak (pascal, HTML, dan lain-lain).

Sumber Daya Data
      Data mempunyai arti lebih besar dari sekedar bahan mentah sistem informasi. Konsep sumber daya data telah diperluas oleh manajer dan para ahli sistem informasi. Mereka menyadari bahwa data merupakan sumber daya organisasi yang berharga. Jadi data sebagai sumber daya yang harus dikelola dengan efektif untuk menguntungkan semua pemakai akhir dalam sebuah organisasi.
      Data banyak bentuknya, termasuk berbentuk data gabungan huruf dan angka (alphanumeric), gabungan hurf dengan abjad (alphabetical), dan jenis lainnya, serta terbentuk kesatuan (entities). Data teks/tulisan, yang terdiri atas kalimat dan paragraf digunakan dalam komunikasi tertulis; data gambar, seperti bentuk grafik dan gambar; data suara (audio), suara manusia atau suara lainnya, juga merupakan bentuk data yang penting.
1.      Basis data, yang mengendalikan pengolahan dan pengeturan data.
2.      Pengetahuan dasar, yang mengandung berbgai macam bentuk, diantaranya fakta-fakta, aturan-aturan, dan contoh-contoh kasus mengenai keberhasilan pelaksanaan bisnis/usaha
Sebagai contoh, data transaksi penjualan dapat saja dikumpulkan dan disimpan dalam sebuah basis data penjualan untuk pengolahan berikutnya yang menghasilkan laporan analisis penjualan harian, mingguan, bulanan, ataupun tahunan untuk keperluan manajemen. Pengetahuan dasar dignakan melalui sistem manajemen pengetahuan dan sistem ahli untuk membagi ilmu/pengetahuan dan memberikan petunjuk keahlian pada suatu sasaran khusus.
Sumber Daya Jaringan
       Jaringan telekomunikasi, seperti inernet, intranet, dan ekstranet telah berperan penting untuk keberhasilan operasi dari sekuruh jenis organisasi dan sistem informasi yang berbasis komputer. Jaringan telekomunikasi terdiri atas komputer, pengolah komunikasi, dan peralatan lainnya yang saling berhubungan melalui perantara/media komunikas dan dikendalikan melalu perangkat lunak komunikas. Konsep sumber daya jaringan menekankan bahwa jaringan komunikasi merupakan bagian sumber daya yang mendasar dari seluruh sistem informasi. Sumber daya jaringan termasuk sebagai berikut:
1.      Perantara komunikasi contohnya, kabel pasangan bersimpul (twisted-pair cable), kabel koaksial (coaxsial able), kabel serat optik (fiber-optic cable), sistem gelombang mikro (microwave systems) dan sistem satelit kounikasi (communication satelite systems)
2.      Pendukung jaringan, kelompok umum ini ialah seluruh manusia, perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya data yang secara langsung mendukung operasional dan penggunaan jaringan komunikasi, contohnya ialah pengolah komunikasi yang tediri atas modem dan pengolahan kerja internet, dan perangkat lunak pengendali komunikasi yang terdiri atas sistem operasi jaringan dan paket penjelajah (browser) internet.

1.      Pendekatn SPIR (Strategic Planning for Information Reources/Perencanaan Stratedgis Sumber Daya Informasi)
SPIR adalah sebuah solusi pada masalah sumber daya informasi yang tidak mencukupi (inadequate information resources) agar keuntungan yang bersaingan dapat dicapai. Ketika sebuah perusahaan mencakup Spir, rencana siasat untuk jasa informasi dan perusahaan dikembangkan bersamaan. Rencana perusahaan menggambarkan duungan yang dapat diberikan melalui jaa informasi dan rencana jasa informsai adalah menggambarkan permintaan masa depan untuk sistem pendukung.
Raymond Mcleod Jr (1995:43) menggambarkan keadaan setiap proses perencanaan yang memengaruhi lainnya. 
Kehati-hatian bagi setiap personil yang berperan dalam spir sangat diperlukan karena hal ini berkaitan dengan apa yang diharapkan untuk dikerjakan ataupun untuk mengembangkan pekerjaan. 
Area-area Bisnis Harus Bekerja Sama dalam Mengembangkan Rencana Strategisnya 
Kerangka Dasar bagi Rencana Strategis Sumber Daya Informasi
Contoh Rencana Strategis Sumber Daya Informasi
Data merupakan catatan atas fakta. Menurut Sumber : www.wikipedia.com, Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep. Dalam keilmuan (ilmiah), fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data base merupakan suatu gabungan file yang saling berhubungan dan saling berkoordinasi secara terpusat. Pendekatan data base memberlakukan data sebagai sumber daya organisasi yang seharusnya dipergunakan dan dikelolah oleh seluruh bagian organisasi tersebut, bukan hanya satu departemen saja yang melakukan fungsi tersebut.
Data yang terorganisir dengan baik dapat menghasilkan Informasi, pengorganisasian data untuk mencegah terjadinya duplikasi yang tidak diperlukan. Data yang terorganisasi dan saling berkaitan antara satu sama lainnya merupakan Basis data (database). Sedangkan untuk mengelola dan mengorganisasikan database yang dibangun dalam suatu Sistem dibutuhkan suatu pengelolaan database yang di sebut dengan sistem manajemen basis data (Database management system – DBMS). DBMS merupakan sofware yang akan menentukan bagaimana data diorganisasikan, disimpan, diubah, diambil kembali, pengaturan mekanisme pengamanan data, mekanisme pemakaian data secara bersama.
Sistem manajemen basis data (SMBD), adalah suatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Contoh tipikal SMBD adalahakuntansisumber daya manusia, dan sistem pendukung pelanggan, SMBD telah berkembang menjadi bagian standar di bagian pendukung (back office) suatuperusahaan.

NOMOR 2
       Untuk mengurangi dampak negative system informasi berbasis IT bagi suatu perusahaan , system informasi berbasis IT pada suatu perusahaan dengan berbagai kelebihan yang didapat terdapat dampak negative juga seperti berpeluangnya pencurian data perusahaan oleh hacker yang menyebabkan kerugian yang tak tertentu dari segi manapun, untuk meminimalisir dampak negative tersebut sebuah perusahaan dapat mengambil alternative dengan menghadirkan ahli programmer yang handal dibidangnya agar data perusahaan dapat terlidungi dengan aman. 

Daftar Pustaka :



Selasa, 04 April 2017

sumber daya komputasi dan komunikasi

Nama                                      : Leo Apandi                                        
Nim                                         : 41816010115
Fakultas/program study       : Ilmu Komputer/Sistem Informasi
Mata Kuliah                          : Sistem Informasi Manajemen
                                                  ( A-401 / 07.30-10-00 )
Dosen Pengampu                  : Prof. Dr. Hapzi, MM

“FORUM”
       Yang saya ketahui mengenai system informasi sebagai keunggulan kompetitif perusahaan, di era yang serba modrn ini dengan kecanggihan teknologi terkhusus pada TI dan SI, dengan pemanfaat teknologi saya ini bagi suatu perusahaan itu sangat membantu, karna apa? Dengan pemanfaat system informasi point utama yang didapat bagi perusahaan adalah dapat meringankan beban biaya perusahaan, meningkatkan pertumbuhan perusahaan di era yang modern demi keuntungan perusahaan tersebut , mengembangkan aliansi , mengunci pelanggan dan pemasok,membuat biaya switching, dengan demikian teknologi informasi dapat membantu bisnis mendapatkan keuntungan kompetitif dalam hubungan dengan pelanggan , pemasok, pesaing, pendatang baru dan produsen produk pengganti
Contohnya :
·         Membantu proses bisnis dan operasional perusahaan
Seperti : Dizaman modern sekarang ini semua supermarket sudah menggunakan system informasi berbasis computer untuk membantu operasional dan proses bisnisnya karena system informasi computer untuk membantu operasioanl dan proses bisnisnya, karena system informasi dapat merekam pembelian yang dilakukan costumer, memanage inventory, untuk menghitung penggajian karyawan, sebagai alat hitung keuangan dll

·         Membantu dalam pengambilan keputusan
Seperti : Keputusan tantang barang apa saja yang harus distok secara banyak karena banyak peminatnya , produk apa yang harus discontinue karena kurang peminat , dll. Fungsi ini bisa didapat dengan DSS yang merupakan bagian dari system informasi berbasis computer, hal ini tidak hanya berfungsi untuk mengambil keputusan tetapi juga untuk membantu manager untuk mencari cara menigkatkan keunggulan terhadap pesaing lain.

        Demo yang terjadi tempo hari protes besar-besaran terhadap ojek-online itu termasuk kedalam salah satu contoh system informasi sebagai keunggulan kompetitif perusahaan, karena seperti conto kendaraan umum online gojek, uber, grab mereka memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengemban perusaha mereka agar popular dimasyarakat dengan keunggulan keungulan yang mereka miliki dibandingkan kendaraan umung yang masih manual, dengan pemanfaat teknologi pada perusahaan ojek online tersebut sehingga masyarakat membuat perbandingan mana yang lebih dapat membantu mereka secara praktis, kendaraan online ini selain dapat dipesan menggunakan gadget mereka juga mematok harga yang pasti jauh lebih murah dibandingkan manual , dengan berbagai keunggulan yang dipunya sehingga menyebabkan yang manual pemasokan turun drastic akhirnya mereka timbul sikap tidak seanang karena merasa dirugikan.
Referensi :
O’Brien, James A, and George M. Marakas. Management information (10th edition). Global ed. New York, NY: McGraw-Hill/Irwin, c2011.

“QUIZ”
         Keunggulan kompetitif atau keunggulan bersaing (competitive advantage) adalah kemampuan yang diperoleh melalui karakteristik dan sumber daya suatu perusahaan untuk memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain pada industri atau pasar yang sama. Istilah ini berasal dari judul buku Michael Porter, Competitive Advantage (1985), yang dibuat sebagai jawaban atas kritik terhadap konsep keunggulan komparatif. Porter merumuskan dua jenis keunggulan kompetitif perusahaan, yaitu biaya rendah atau diferensiasi produk.
Terdapat tiga strategi umum yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk memenangkan persaingan yaitu cost leadership , differentiation, and focus and other strategy is innovation, alliance,growth and quality. Berikut pembahasan atas strategi tersebut :

1.       Cost Leadership Strategy
Sistem informasi dikatakan mendukung strategi ini jika perusahaan mampu mencapai posisi biaya terendah dalam industry, dengan cara rekayasa proses bisnis, menurunkan biaya dari  pemasok, dan menurunkan biaya ke pelanggan.

2.       Differentiation Strategy
Sistem informasi dikatakan mendukung strategi ini jika dapat menyediakan produk atau jasa yang unik dan mampu memberikan nilai lebih kepada pelanggan dibandingkan dengan pesaing lain, yaitu dengan cara : memanfaatkan teknologi informasi untuk menciptakan produk atau jasa yang berbeda, dan mengurangi keuntungan diferensi dari pesaing.
3.       Focus Strategy
Sistem informasi dikatakan mendukung strategi ini jika dapat membantu perusahaan memfokuskan pada produk atau jasa khusus dalam organisasi.

4.       Innovation Strategy
Sistem informasi dikatakan mendukung strategi ini jika dapat menemukan cara khusus dalam berbisnis yaitu dengan menyediakan produk atau jasa dengan inovasi terbaru.

5.       Alliance Strategy
Sistem informasi dikatakan mendukung strategi ini jika dapat menciptakan hubungan kerjasama yang menguntungkan baik dengan pemasok, perusahaan lain bahkan dengan para pesaing.

6.       Growth Strategy
Sistem informasi dikatakan mendukung strategi ini jika mampu mengembangkan danmendiversifikasi pasar.

7.       Quality Strategy
Sistem informasi dikatakan mendukung strategi ini jika mampu membantu meningkatkan kualitas dari produk atau jasa.

Contoh aplikasinya :
Contoh: eBay menggunakan online auction (lelang online) sehingga pembeli berkompetisi untuk mendapatkan harga terendah Strategi Diferensiasi (Differentiation)
n Membangun cara untuk membuat produk maupun layanan yang dimiliki berbeda dari kompetitor
n  Mengurangi perbedaan yang dimiliki kompetitor
n  Contoh: Moen,Inc. menggunakan online customer design Strategi Inovasi (Innovation)
n Membuat perubahan radikal terhadap proses bisnis dalam memproduksi atau mendistribusikan produk dan layanan yang sangat berbeda dari proses yang ada selama ini dengan mengubah struktur dasar suatu industri
n Menciptakan produk atau layanan yang unik
n Memasuki pasar yang unik (market niches)
n Contoh: Amazon menggunakan sistem pelayanan penuh bagi konsumen secara online
Strategi Pertumbuhan (Growth)
n Secara signifikan memperbesar kapasitas produksi perusahaan
n Memperluas diri ke pasar global
n Diversifikasi produk (pengembangan produk dan layanan baru)
n Mengintegrasikan produk dan layanan yang terkait
n Contoh: Wal-Mart melakukan pemesanan produk menggunakan global satellite tracking
kuliahbersama.com


Referensi :


Rabu, 29 Maret 2017

Nama                      : leo Apandi
Nim                         : 41816010115
Mata Kuliah          : Sistem Informasi Manajemen
Ruang / Jam           : B-205
Dosen Pengampu   : Hapzi, Prof. Dr. MM

Forum :
EVOLUSI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
      Usaha penerapan komputer dalam bidang bisnis terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi. Tahapan perkembangan tersebut yaitu:
1. Fokus awal pada Data (electronic data processing – EDP) Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines, dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya. Aplikasi yang digunakan sistem informasi akuntasi (SIA).
 2. Fokus baru pada Informasi (management information sistem – MIS) Seiring denga diperkenalkannya generasi baru alat penghitung yang memungkinkan pemrosesannya lebih banyak. Hal tersebut dioerientasikan untuk kosep penggunaan komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM), yang berarti bahwa aplikasi komputer harus diterapkan dengan tujuan utama untuk menghasilkan informasi manajemen.
3. Fokus Revisi pada Pengambilan Keputusan (Decision support sistem – DSS) Merupakan hal yang berbeda dengan konsep SIM. DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan serta diambil keputusannya oleh manajer.
 4. Fokus sekarang pada Komunikasi (office automation – AO)OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik. OA telah berkembang meliputiberagam aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, e-mail (surat elektronik), electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing. Istilah lainnya dalam menggunakan semua aplikasi AO tersebut dinamakan dengan kantor virtual (virtual office).
5. Fokus potensial pada Konsultasi (artificial intelligence/expert sistem – AI/ES) Ide dasar AI adalah komputer dapat deprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagaiseorang spesialis dalam suatu bidang. Sistem yang menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge-bases sistems) Penjelasan lebih lanjut akan dijumpai pada modul terakhir dari materi kuliah SIM.
Manfaat dari Computer Based Information System adalah :
1. penghematan waktu (time saving)
 2. penghematan biaya (cost saving)
3. peningkatan efektivitas (effectiveness)
 4. pengembangan teknologi (technology development)
5. pengembangan personel akuntansi (accounting staff development)
     Dengan berbagai manfaat dan kontribusi yang diberikan tersebut, diharapkan setiap perusahaan dapat bertahan dalam arena kompetisi yang semakin ketat.

Daftar Pustaka :

QUIZ :

1.      Komponen-Komponen CBIS
Menurut Goel (2010) komponen CBIS terdiri dari :
·         Hardware
Perangkat komputer seperti keyboard, monitor, processor, dan printer, digunakan untuk menampilkan input, proses, dan aktivitas output.
·         Software
Program komputer yang memerintahkan operasi komputer.
·         Database
Sekumpulan koleksi data yang terdiri dari dua atau lebih data yang saling berhubungan.
·         People
Adalah yang bekerja dengan computer based information system. Orang adalah elemen yang paling penting dalam computer based information system.
·         Procedures
Strategi, kebijakan, metode, dan aturan untuk menggunakan computer based information system.
·         Telecommunication, network, and internet
Telecommunication
 dan network digunakan untuk menghubungkan komputer dan perangkat komputer di gedung, kota, daerah, atau sebrang dunia untuk memungkinkan terjadinya komunikasi elektronik. Internet adalah jaringan komputer terbesar di dunia, yang merupakan interkoneksi jaringan.



2.      Contoh
Contoh dari sistem informasi psikologi adalah software CP3 yang didalamnya berisikan eksperimen Attention, yaitu eksperimen yang bertujuan untuk melihat proses selektivitas informasi pada kognitif seseorang.
·     Input, berupa stimulus yang diberikan pada masing masing tes yang dilakukan seperti attention
·     Proses, berupa pengolaan informasi yang dilakukan ketika mendapatkan stimulus
·     Output, berupa respon yang diberikan setelah pengolaan informasi
·     Tujuan, untuk mengetahui tingkat kognitif dan persepsi seseorang.


DAFTAR PUSTAKA:
           https://panduperdana4694.wordpress.com/2015/11/14/computer-based-information-system-cbis/