Minggu, 15 November 2015

cerpen singkat "AKU"

ARTIS WANNA BE

       hihi, sebenernya sih malu ingin menuliskan ini di blog ku, tapi saya kira jika hanya menulis ini saja malu, gimana mau jadi artis coba ahaha, artiskan dikenal dengan putus urat malu dalam arti yang positif.

      yahh benar saja cita-cita saya untuk menjadi artis sangat besar apalagi saya sekarang berada di kota gudangnya artis, JAKARTA, harapan saya semangkit tambah besar, kalok kata IDOL GROUF JKT 48 si, "usaha keras tidak akan menghianati", itulah salah satu pembangkit motivasi saya, selama tinggal dijakarta saya sangat aktif mengikuti kegiatan yang mengait mengenai artis, salah satunya selalu nge live artis ke studio, ikut nonton talk show, sudah duduk didepan mereka saja saya serasa sudah menjadi artis, apalagi saya berada di stage seperti mereka, wah pasti senangnya tak akan pernah tertandingin dari apapun.

    ternyata apa yang dikatakan orang dimedia sosial tentang artis, yang sombonglah, songonglah, apalah, ternyata tidak sama sekali, malahan diluar praduga ku, ternyata artis itu kalok dibelakang pang ramah, malah dia memposisikan diri sebagai orang biasa kayak kita ini,, apalagi lesti da1, be be be kayak temen sendiri malah.

    sekarang ini saya selalu mencari cela agar saya suatu saat nanti bisa dikatan seorang artis multi talent hihi, mimpi kalekkk, yang saya memang bermimpi seperti itu, kali aja terkabul kan? AMINN,

dan kali ini saya mendaftar menjadi penonton bayaran disalah satu stasiun tv, semoga aja masuk yaa? hhih AMIN. lumayankan bisa ketemu artis gratisss, kita dibayar pula, siapa juga yang gak mau termasuk aku haha, 

waktu sma saya tergabung didalam ekstrakulikuler teater, disana saya posisi sebagai anggota, bahakan menurut saya , didalam teater itu saya dianggap tidak terlalu penting, buktinya aja 2 tahun tergabung saya cuma bermain di dua naska, yang lain mahhh, udah puluhan, tapi saya tetap setia ikut kegiatan walaupun sering bolos sihh hih, yang itu tidak apa2 saya tidak dinggap, yang penting saya bisa mencuri ilmu dari mentornya.

setelah saya selesai pendidikan di sma, saya balik kekampung, dan paling gak nyangka, saya memberanikan membuka teater dikampung saya, dan saya menjadi mentor mereka, dengan pengetahuan yang seadanya mengenai teater, tapi semua yang saya bangun semua, kandas ditengah jalan tanpa kabar, karna tuntutan orang tua yang harus mengharuskan saya untuk pergi kejakarta untuk bekerja, rasa tidak enak sih ada, meninggalkan temen2 ku begitu saya tanpa alasan dan pamitan, tapi lewat blog ini aku sampain yang temen , maaf sebelumnya aku gak nyelesain naska yang kita mainin.

dan kini aku meniti karir dijakarta semoga saja apa yang aku impikan selama ini dapat terkabul dilangiit jakarta heheh, jaelahhhh kayak judul film aja dilangit jakarta , biarinnnn :P

Sabtu, 14 November 2015

cerpen singkat "AKU"

        
       HARAPAN
     leo apandi

      Saat ini saya sudah menyelesaikan pendidikan jenjang sekolah menengah atas, rasa gembira pasti ada karna bisa menyelesaikan pendidikan, tapi ada hal besar yang menunggu setelah selesai sma yahh KULIAH. 3 bulan sebelum kelulusan sekolah saya sudah mempersiapkan diri untuk kuliah, mulai dari menambah jam belajar dimalam hari, mengikuti semua test yang terdia online, mengikuti setiap beasiswa yang dibuka, selalu mencari informasi tentang kuliah, sampai mencari info rincian biaya kuliah, yah betul saja saya mendapat beasiswa kuliah disemarang, pada saat itu  rasa senag, haru bercampur, orang tua sudah menyetujui untuk diambil kuliahnya, entah apa yang ada dipikiran mereka, seketika mereka mengurungkan niatnya utnuk memberi izin, rasa kecewa pasti ada, tapi tidak begitu besar, karna masih banyak pengumuman yang masih saya tunggu seprti, SBMPTN, SNMPTN, PLN, PRESIDENT UNIPERSITY, BLD BADAK MIGAS, DLL.

           Karna  pada saat itu orang tua sudah memastikan bahwa saya akan kuliah, pada kenyataannya saya harus mengubur dalam-dalam rasa ingin kuliah pada tahun ini, karna orang tua saya dihadapkan 2 pilihan antara memilih saya kuliah dan menyelesaikan masalah kelurga yang satu ini, akhirnya saya yang disuruh mengalah, pada awalnya saya tidak bisa menerima keputusan yang diambil, dalam tekad saya pokoknya tahun ini harus kuliah, emzz tapi apalah daya keputusan sudah diambil, rasa kecewa pasti ada, tapi ini keputusan yang terbaik bagi keluarga kami, dan ibu bapak saya menjanjikan untuk kuliah ditahun depan, kali ini saya tidak terlalu berharap lebih untuk kuliah, jika memang saya ditakdirkan untuk kuliah allhamdulillah, jika tidakpun, tidak jadi masalah, karna saya tidak menaruh harapan yang lebih. 

     Pada bulan agustus, semua pembukaan kuliah tahun ini sudah ditutup, dan saya berunding dengan keluarga, saya bilang" bu, pak, tahun inikan saya tidak kuliah, jadikan sayakan tidak punya kegiatan, jadi apa yang harus lakukan, mereka bilang ya sudahh kamu kerja saja dulu, akhirnya saya mau untuk bekerja, tapi tidak untuk palembang" akhirnya saya dikenalkan dengan anak teman baik nya orang tua saya, yang bekerja dijakarta, betul saja , saya memutuskan untuk ikut dengan mereka, dengan tekad, dari kampung ke jakarta saya sendiri tanpa ada pengalam pergi sendiri.

        Sekarang saya sudah dijakarta, tepatnya tinggal ditanggerang kota, saya sangat senang berada di ibu kota karna harapan saya dari dulu bisa terkabul, bisa bertemu artis idola, nonton live langsung ke studio tv, malah bisa main,ngobrol, dengan artis-artis papan atas, pokoknya nya banyak deh hal seru lainnya, beberapa hari dijakarta syukur alhamdulillah saya langsung dapat kerja, meskipun kerja dalam tanda kutip, kerja di billiliar. tidak lama saya kerja dibilliar saya dapat tawaran kerja dari salah satu costomer billiar, untuk menjadi administrasi di sebuah kantor, tanpa pikir panjang saya langsung tawarannya. berhubung boss saya orang cina, jadi begitu banyak banyak pelajaran yang saya dapat,  karna saya selalu diberi motivasi2 agar bisa sukses.

        Setelah beberapa bulan dijakrta, tiba-tiba saya kembali termotivasi untuk sibuk mencari informasi kuliah dijakarta, ya itu tadi karna motivasi-motivasi yang saya dapat dilikungan kerja. saya selalu berdoa agar pendidikan saya bisa berlanjut dibangku kuliah, karna saya ingin menjadi pengusaha yang sukses, bisa membuat rumah bertingkat yang punya kolam dibelakang rumah, punya mobil, membuatkan kakak perempuan saya klinik, memberi pasilitas pendidikan yang terbaik untuk adik perempuan saya, memberi kehidupan yang layang untuk kakak laki-laki saya yang sudah berkeluarga, ingin memberi sanak saudara baik saudara dari ayah maupun ibu, dan yang paling nomer satu saya ingin berangkat haji/umbroh bukan satu keluarga, tapi seluruh keluarga dari ayah dan ibu.

dan orang yang paling memotivasi saya selain keluarga adalah DEDDR CORBUZIER,dan anaknya.

end





Remaja diatas hitam jauh dari putih: CERPEN SINGKAT "AKU"

Remaja diatas hitam jauh dari putih: CERPEN SINGKAT "AKU": RISAU leo apandi         Anugrah terindah dalam hidupku, punya keluarga yang lengkap seperti saat ini, punya tempat tinggal yang cukup...

CERPEN SINGKAT "AKU"

RISAU
leo apandi

       Anugrah terindah dalam hidupku, punya keluarga yang lengkap seperti saat ini, punya tempat tinggal yang cukup layak, bisa makan bersama, punya waktu luang. Tak pernah terlintas sedikitpun dipikiranku jika tiba saatnya nanti kebahagian yang ku miliki sekarang akan diambil satu-persatu oleh yang maha kuasa. Banyak ketakutan yang aku rasakan saat ini, ketakutan terbesarku kehilangan “KELUARGA” selalu mencari cela agar tidak pernah terpisah dari keluarga, entah apa yang membuat rasa takut ini semangkin menjelma bagai angin yang selalu mengikuti kemanapun langkah ku, rasa ketakutan ini takkan pernah selesai menggagu.

      Dan saya salut pada orang disekeliling, anak yang tidak punya orang tua, orang tua yang tak punya anak, tak punya tempat tinggal, tak punya waktu luang untuk bersenda gurau, dan sampai saat ini pun aku binggung, metode seperti apa yang mereka gunakan untuk menjalani hidup yang seperti itu, tak ada sedikitpun dipikiranku untuk menjadi seperti mereka, karna aku tau aku lemah tak sekuat mereka yang mendapat hidup seperti itu, tapi rasa ketakutan ini lagi-lagi  datang.


       Kelengkapan keluarga ini ingin aku abadikan selamanya, tapi aku tau itu semua mustahil, dan lagi-lagi aku tak bisa menerima kehadiran sesosok mustahil “Ya allah apa yang harus kuperbuat untuk mengabadikan keluargaku” aku takut larut dalam ketakutan ini.

PUISI REMAJA

BERLIAN
leo apandi


Hangat kasih sayang peluk orang ini
Tak bisa dituturkan dengan kata-kata
Tak bisa digambarkan, dengan lukisan
Hanya rasa dan perasaan yang bisa mengartikanya
Sosok orang yang kuat, melebihi dari apapun
Ialah "IBU"


Jumat, 13 November 2015

PUISI REMAJA

BIBIT UNGGUL
karya leo apandi

Seseorang tlah menitipkan waktu di tubuhmu
Kala itu, subuh merangkak pelan Menanjak di ketinggian
untuk sementara, kau menjadi senyuman orang disekitar mu
karna gemulai kecil tubuhmu mu, yang mungil

Dan seseorang pula telah mengisi energy di jiwamu
Untuk kamu meniti kehidupan dimuka bumi
Sementara waktu kau seakan berlian
Karna dirimu bersih dari dosa

Sekarang dirimu sudah mulai mengerti
Sudah bisa mengartikan
Sudah bisa menilai
Sudah bisa memberi

Sekarang kau harus bisa
Menjawab semua pertanyaan negeri kita ini
Ditanah nenek moyang mu
Mungkin jawaban dari suaramulah yang bisa mengaung indah

Dan sekarang kau yang yang diberi pertanyaan
Jadi apakah dirimu kelak?
Jawabannya ada pada dirimu
kapan dimulai dan diakhiri

Biarkan kau meniti jalan yang penuh duri
Kau lewat jalan penuh tikungan
Karna itu semua
Bagian dari warna perjalanan mu

Bagaimanapun peradapan ini dititipkan padamu
Dengan nyawa dan energimu


Terus lawan sesuatu yang menghalangimu
Terus kejar sesuatu yang menjauh darimu
Terus bangkit ketika kamu jatuh
Terus bangit lagi ketika kamu terjatuh lagi

Daging mu yang robek
Darah mu menetes deras
Sekarang memang tiada arti
Seperti sampah

Tapi sekarang daging dan darah itu
Menjadi jawaban sesungguhnya
Bahwa kamu pemuda pengharum bangsa

KUMPULAN PUSISI REMAJA

HAUS KEADILAN
 leo apandi

Negri ku ini
Wilayah ku ini
Kota ku ini
Desa ku ini

Memiliki undang-undang
Memiliki pancasila
Memiliki bhineka tunggal ika
Memiliki tap MPR

1945 tahun merdeka
Dengan awal kejayaan yang indah

Seiring bergulirnya waktu
Negri ku ini menjadi rabun
Seiring bergulirnya waktu
Negri ku ini menjadi buta

Dari hukum yang tidak adil
Hingga pejabat  yang korupsi
Jiwa raga untuk Indonesia
Hanya sebatas celoteh mu

Kehancuran negri  ini
Itu semua perbuatan mu
Pahit asam,derita kami
Manis legit,kehidupan mu

Kalian hanya bisa berkata
Tanpa dilandasi  perbuatan
Dengan  ketidak pastian
Tetap kami menunggu

Kapan keadilan berpihak untuk kami ?
Dimana kami bisa menemukan keadilan ?
Siapa yang bisa memberi kami keadilan ?

Bagaimana caranya kami mendapat keadila ?

Pertanyaan ini ,tetap kami pertanyakan
sampai kalian sadar,bahwa perbuatan itu salah


Buka mata kalian 
pejabat negri
untuk rakyat kecilmu
yang haus keadilan