Sabtu, 14 November 2015

CERPEN SINGKAT "AKU"

RISAU
leo apandi

       Anugrah terindah dalam hidupku, punya keluarga yang lengkap seperti saat ini, punya tempat tinggal yang cukup layak, bisa makan bersama, punya waktu luang. Tak pernah terlintas sedikitpun dipikiranku jika tiba saatnya nanti kebahagian yang ku miliki sekarang akan diambil satu-persatu oleh yang maha kuasa. Banyak ketakutan yang aku rasakan saat ini, ketakutan terbesarku kehilangan “KELUARGA” selalu mencari cela agar tidak pernah terpisah dari keluarga, entah apa yang membuat rasa takut ini semangkin menjelma bagai angin yang selalu mengikuti kemanapun langkah ku, rasa ketakutan ini takkan pernah selesai menggagu.

      Dan saya salut pada orang disekeliling, anak yang tidak punya orang tua, orang tua yang tak punya anak, tak punya tempat tinggal, tak punya waktu luang untuk bersenda gurau, dan sampai saat ini pun aku binggung, metode seperti apa yang mereka gunakan untuk menjalani hidup yang seperti itu, tak ada sedikitpun dipikiranku untuk menjadi seperti mereka, karna aku tau aku lemah tak sekuat mereka yang mendapat hidup seperti itu, tapi rasa ketakutan ini lagi-lagi  datang.


       Kelengkapan keluarga ini ingin aku abadikan selamanya, tapi aku tau itu semua mustahil, dan lagi-lagi aku tak bisa menerima kehadiran sesosok mustahil “Ya allah apa yang harus kuperbuat untuk mengabadikan keluargaku” aku takut larut dalam ketakutan ini.

3 komentar: